Indonesia (Tidak Lagi) Raya

Blog Bisnis Affiliate Marketing | Belajar SEO | Info Kontes SEO

Indonesia (Tidak Lagi) Raya



Indonesia..
Tanah Airku..
Tumpah Darahku..

Tempat aku di lahirkan..^

Tempat dimana aku menyaksikan kebijakan" penguasanya yang tidak pernah berfihak kepada rakyat..!!

Tempat dimana aku menyaksikan pendapatan pajak yang di hasilkan dari seluruh rakyatnya hanya untuk memakmurkan segelintir orang yang duduk santai di atas..!!

Tempat dimana aku menyaksikan gubuk" liar di pinggir kali semakin terhimpit oleh gedung" tinggi..!!

Indonesia..
Tanah Airku..
Tumpah Darahku..

Tempat aku di besarkan..^

Tempat dimana aku menyaksikan segelintir orang yang tengah berpesta pora di rumah mewahnya, sementara sebagian orang lainnya tengah merintih LAPAR..!! LAPAR..!!

Tempat dimana aku menyaksikan segilintir anak yang tengah tertawa riang di salah satu sekolah swasta termewah, sementara sebagian anak lainnya tengah menengadahkan tangan di jalanan menjadi pengemis karena tidak pernah bisa bersekolah..!!

Tempat dimana aku menyaksikan segelintir orang yang pergi ke Rumah Sakit International di Benua Eropa hanya untuk Cek Darah, sementara sebagian lainnya tengah terbaring lemah tak berdaya di dipan reotnya berjuang melawan penyakit hanya dengan airmata hingga ajal menjemputnya..!!

Indonesia..
Tanah Airku..
Tumpah Darahku..

Tempat aku lahir & di besarkan hingga hembusan nafas terakhir menutup mataku menyaksikan semua kontras yang membisu..!!


Odhzar Jhadeya
affiliatejakarta.blogspot.com



@



36 komentar:

Em Albar mengatakan...

kasihan ya, Inilah indonesia kita,
tapi sayang, yang di bawah selalu melihat ke atas dan yang di atas ngx pernah mau melihat kebawah. padahal negara kita adalah negara demokrasi. ya ..dari rakyat untuk rakyat.

Tapi itu hanya nama kalau udah dari rakyat mana pernah sampai kerakyat, ya buktinya begini.

odhzar jhadeya mengatakan...

Yach.. Begitulah sob realitanya..^

Pemandangan yang sangat ironis & menyayat hati dari negeri tercinta ini..

Menurut saya, Kebijakan" yang di buat oleh penguasa" negeri ini yang mengakibatkan sebuah ketimpangan terlihat semakin jelas di depan mata & menciptakan terlahirnya semakin banyak sosok" terkuat & terlemah walaupun dari sumber tanah yang satu..

Demokrasi hanya di jadikan sebuah alat & topeng untuk berkamuflase di saat kampanye, agar mereka bisa terlihat seperti sosok seorang malaikat saat berteriak lantang..

DEMI RAKYAT..!!
UNTUK RAKYAT..!!
SEKOLAH GRATIS..!!
RUMAH SAKIT GRATIS..!!
SEJAHTERALAH RAKYATKU..!!

Dan kembali ke wujud asalnya dengan segera menumpuk uang sebanyak"nya setelah berkuasa tanpa pernah memikirkan lagi nasib rakyat yang semakin melarat..!!

Thank's sob untuk kunjungannya..

Aldio Blog mengatakan...

miris ane ngeliat foto nya sob :(

Em Albar mengatakan...

ia sob, kasihan, masih bnayak ya yang di bawah kita

Wammy San mengatakan...

sudah aku duga pasti berisi umpatan masyarakat ke pemerintah. doakan aku jadi bupati sob,,aku ubah seluruh dunia..

odhzar jhadeya mengatakan...

Benar sob..
Karena masyarakat kita sudah cukup pintar berfikir kritis menganalisis realita yang terjadi & sudah cukup muak dengan segudang janji yang tidak pernah terbukti..^!!

Oke sob..
Saya doakan semoga sobat bisa menjadi penguasa/bupati, yang benar" berhati nurani..^

Thanks sob untuk kunjungan & komentarnya..*

odhzar jhadeya mengatakan...

Ya sob..

Menurut Badan Pusat Statistik, ada 30 juta jiwa penduduk yang masih hidup di bawah garis kemiskinan..

Sangat memprihatinkan..

odhzar jhadeya mengatakan...

Benar sob..
Sangat menyedihkan..!!^

odhzar jhadeya mengatakan...

Terima kasih sob, untuk pujian & kesediaan sobat mampir di blog yang masih berantakan ini..!!^

binkbenk mengatakan...

artikelnya mantep sekali ini sobat...
tapi gambarnya muter2 bikin pusing....

binkbenk mengatakan...

bupati ya gak seluruh dunia sob...
seluruh kabupaten to....

odhzar jhadeya mengatakan...

Sebenarnya sih pingin keliatan unik aja, tapi kalau efeknya jadi bikin nggak nyaman di mata, mesti saya pertimbangkan lagi nih pemakaiannya..

Ok sob, thank banget nih kunjungan & masukannya..^!!

anak baik mengatakan...

biar bagaimanapun indonesia tetap didadaku sob, bukan waktunya untuk terpuruk dan dicela tapi waktunya untuk bangkit untuk maju yang berawal dari diri kita sendiri sob, majapahit pernah berjaya, indonesiaku pun akan berjaya selamanya

Hanif Maliki mengatakan...

Gan follow back blog saya ya
http://blogmashanif.blogspot.com/

odhzar jhadeya mengatakan...

Benar sob..
Walau bagaimana pun, Indonesia adalah Indonesia Kita, Tanah Air Kita, Tumpah Darah Kita & Akan selalu ada di Dada masing" Kita.

Semua dari kita tidak ada yang ingin terpuruk, semua dari kita pun ingin bangkit untuk maju & saya tidak pernah mencela Indonesia, Karena Indonesia tidak pernah salah, Indonesia tidak pernah jahat, Saya malah bersyukur & berterima kasih karena Indonesia telah memberi kita tanah yang sangat subur, hutan yang sangat lebat, laut yang sangat luas dengan segala isinya yang bisa kita nikmati bersama,

Masalah yang saya bahas disini bukan pada Indonesianya, tapi pada SISTEM/PERATURAN atau KEBIJAKAN" yang di bangun/di buat oleh PENGUASA"kita yang tidak pernah berfihak kepada rakyat & hanya mancari keuntungan sebesar"nya untuk diri mereka sendiri dari hasil PAJAK/KERINGAT dari seluruh RAKYAT Indonesia..!!
Itu saja..^

Kita tidak akan pernah maju kalau Indonesia ini masih di pimpin oleh orang" bermental seperti di atas..

Kalau pun maju, maju yang setimpang, maju dengan pincang, dimana yang kaya akan semakin kaya & berkuasa, sementara yang miskin akan semakin miskin & terpuruk tak berdaya oleh kemiskinnya..!!

odhzar jhadeya mengatakan...

Oke gan..^!!

Bocah Kampoenk mengatakan...

sedikit saran kang , blognya agak berat loadingnya, sepertinya gara2 widget salju...karena saya pengalaman pake widget itu dan ternyata pengaruh ke loading blog...(salam kenal kang)

odhzar jhadeya mengatakan...

Oke sob..
Thanks banget nih sarannya..
Jadi masukan yang berarti buat saya..
Saya akan coba perbaiki..

Salam kenal juga sob..
Thank's..

Bocah Kampoenk mengatakan...

yapss sama-sama kang (selamat berblogging ria) hehe

odhzar jhadeya mengatakan...

Sipp..
Happy blogging..^!!

anak baik mengatakan...

ada baiknya sebelum menilai orang lain kita nilai diri kita sendiri sob, apa yang telah kita berikan kepada sesama, melihat yang kurang mampu, kita bantu dengan semampu kita, toh nanti juga sedikit demi sedikit kemiskinan berkurang, pemerintah sudah berusaha semaksimal mereka, memang tidak dipungkiri ada kekurangan didalamnya. Maaf yah sob soalnya masalah indonesia. Kita bantu pemerintah sengan mendukung merekata, toh rakyat sudah pintar memilih siapa pemimpin yang benar benar pro rakyat

odhzar jhadeya mengatakan...

Saya menilai berdasarkan fakta & realita yang terjadi di lapangan & di depan mata saya..!!^

Sudah cukup banyak saya melihat anak" kita yang terpaksa putus sekolah karena tidak mampu membayar biaya sekolah & menjadi pengemis di jalanan..!!

Sudah cukup banyak saya melihat orang" yang terpaksa terbaring di dipan reot dengan penyakit kronisnya karena tidak sanggup berobat & membayar biaya rumah sakit yang sangat tinggi..

Sudah cukup banyak saya melihat orang" yang terpaksa mengais ngais sampah di jalanan hanya untuk sekedar makan..!!^

Sudah cukup banyak saya melihat orang" yang terpaksa menjadi penjahat, preman, rampok, copet karena terbatasnya lapangan kerja yang ada..

Sudah cukup banyak saya melihat orang" yang terpaksa menjadi pembantu di negeri orang karena perekonomian yang sangat tidak mencukupi di negeri mereka sendiri..

Semua itu terjadi karena effek atau akibat dari kebijakan" yang di buat oleh pemerintah kita..!!^

Apa masih kurang fakta & realita di atas..!!?

Lalu kalau anda menganjurkan saya untuk membantu orang yang kurang mampu, maaf..!!bukannya saya nggak mau, tapi gaji saya bukan seperti gaji pejabat negara yang sampai Rp.60.000.000,-/bulan. Saya hanya menerima gaji seperti gaji banyak orang lainnya sesuai UMR yang hanya Rp.1.500.000,- saja..
Jangankan untuk membantu sesama, untuk biaya makan pun dengan gaji sesuai UMR tersebut, saya & banyak orang lainnya mesti lebih sering ngutang di warteg..!!^

BlogS of Hariyanto mengatakan...

begitulah kehidupan dunia sobat,
ada yang makmur dan ada yang miskin jelata,
sekarang kembali kepada kita semua, bagaimana membuat makmur rakyat jelata,
dan bagaimana cara agar yang sudah makmur mau juga berbagi kepada sesama rakyat jelata :)

Hanif mengatakan...

Kok belom di follow back sih blog saya, kagak seru ah

Semua Tentang Islam mengatakan...

Assalammua'laikum...
Alhamdulillah,artikelnya benar2 bagus....
say suka...
:)

Mari Kunjungi Blog Saya di www.semuatentangislam.org
^_^

Oboy mengatakan...

Memang untuk saat ini kita belum benar bisa dikatakan bahwa rakyat Indonesia sejahtera,,,masih banyak yang belum bisa makan, belum punya rumah dan lainnya,,,,dan merupakan tanggung jawab semua komponen bangsa agar bangsa kita bisa menjadi Indonesia Raya

odhzar jhadeya mengatakan...

Oke sob..
Thank's kunjungannya..

odhzar jhadeya mengatakan...

Wa'alaikumsallam..

Alhamdullillah..
Smoga bermanfaat..


Oke sob..
Saya meluncur ke TKP..


Thank's sudah mampir..

odhzar jhadeya mengatakan...

Siip..
Thank's kunjungannya..

Ujang Suhendar mengatakan...

mari berusaha mulai dari hal terkecil untuk merubah "INDONESIA"
dari diri kita. kalau bukan kita siapa lagi!!!???

odhzar jhadeya mengatakan...

Oke sob..
Thank's sudah mampir di sini..!!^

harol mcdiger mengatakan...

INI MEmang gambaran indonesia yang sebenarnya,
nice share mas.

odhzar jhadeya mengatakan...

Yach, Begitulah sob..
Thanks nih kunjungannya..!!^

PeterJepiMars mengatakan...

jadi sedih saya melihat artikel yang sobat bikin apalagi dengan gambarnya :,( bener apa kata sobat indonesia Tidak Lagi Raya.. tapi bukan hanya pemerintah dan para penjabat yang harus sadar kitapun juga harus sadar untuk melakukan perubahan negara terncinta kita ini ^_^

Bisnis Internet mengatakan...

Oke sob.,
Thanks tuk kunjungannya.,

Zukhruf Al Falah mengatakan...

Ibu Pertiwi pun menangis, keep moving forward

kunjung balik ya sob
http://boxingwords.blogspot.com/

Poskan Komentar - Kembali ke Konten

Indonesia (Tidak Lagi) Raya